Hari itu, tak tahu tepatnya kapan. karena jujur aku juga tidak ingin mengingat tanggal atau hari itu. hari dimana perasaanku rasanya sudah tidak memiliki rasa. hari dimana semua mimpi itu hilang begitu saja yang langsung diisi oleh kekecewaan yang mendalam. aku tak tahu mengapa bisa seperti itu. karena sungguh aku tidak mengerti kenapa proses itu sangat cepat terjadi. mengapa proses itu sangat cepat merubah segalanya. merubah perasaan kagum menjadi suka, dan suka menjadi cinta. ya Tuhan sunguh kalau begini rasanya ketika cinta hilang aku tidak ingin rasanya merasakan jatuh cinta. mengapa begitu sakit ya Rabb. apakah harus sesakit ini.
ketika semuanya telah terjadi, siapa yang harus disalahkan. apakah aku yang salah? karena terlalu terbawa perasaan? apakah dia? mereka? takdir? atau bahkan Tuham? aku tidak tahu yang aku tahu sekarang adalah. UNTUK CEMBURUPUN AKU TAK BERHAK. karena...
Selasa, 29 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Saya tidak pernah punya teman travelling sebelumnya sampai saya bertemu dengan Len. Lelaki Belanda yang saya temukan di pinggir ...
-
Raden saleh-Sarinah itu deket kan ya, kalau naik motor tinggal jalan ke cikini, masuk Menteng, lurus aja terus sampe mentok ntar juga kete...
-
Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut.. Teknik ini di namakan Grafologi. Dan tentu nya bu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar